5 Tanda Bayi Cukup ASI, Bunda Perlu Paham, Nih!

Tanda Bayi Cukup ASI. Air Susu Ibu (ASI) menjadi sumber nutrisi utama dan terbaik bagi bayi dengan kandungan lengkap. Selain sebagai sumber gizi, beberapa manfaat pemberian ASI bagi bayi antara lain meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah karies gigi, menjalin ikatan antara ibu dan anak lebih kuat, dan berdampak positif pada pertumbuhan serta perkembangan bayi.

Posisi menyusui, pelekatan, dan langkah menyusui yang tepat mengoptimalkan pemberian ASI pada si kecil. Risiko permasalahan seperti puting lecet dan bendungan ASI pada payudara bisa di hindari jika teknik menyusui benar. Sering sekali timbul pertanyaan ketika awal menyusui, apakah bayi kenyang dan cukup nutrisi?

Lalu, bagaimana cara mengetahui tanda bayi cukup ASI? Kini terangkum dalam ulasan berikut, yuk simak bersama.https://fdd5a810628fa800f28dc99500f135c4.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html

1. Frekuensi buang air kecil (BAK) 

5 Tanda Bayi Cukup ASI, Bunda Perlu Paham, Nih!ilustrasi penggantian popok kain (pexels.com/RODNAE Productions)

Tanda Bayi Cukup ASI. Asupan ASI yang cukup dapat di lihat dari jumlah buang air kecil (BAK). Ibu perlu sering mengecek popok bayi. Frekuensi BAK bayi dengan kriteria minimal 6x/hari. Penggunaan popok kain lebih di sarankan dibanding popok sekali pakai (diapers). Jika memakai popok kain, kita bisa dengan mudah mengetahui bayi pipis atau tidak.

2. Berat badan bayi bertambah 

5 Tanda Bayi Cukup ASI, Bunda Perlu Paham, Nih!ilustrasi berat bayi bertambah (pexels.com/Creation Hill)

Bayi menerima asupan nutrisi cukup kenaikan sesuai dengan grafik pertumbuhan tiap bulannya. Selama dua minggu setelah kelahiran berat badan bayi turun. Perlu di garis bawahi penurunan tidak boleh lebih dari 10 persen dari berat badan ketika lahir.

BACA JUGA : Rutinitas Hubungan Anak dan Orangtua

3. Tertidur setelah minum ASI 

5 Tanda Bayi Cukup ASI, Bunda Perlu Paham, Nih!ilustrasi bayi tidur (pexels.com/Pixabay)

Bayi lebih tenang, nyaman, dan bisa tertidur pulas setelah meminum ASI. Kandungan nutrisi yang di dapatkan pada ASI membuat bayi kenyang dan tidak gelisah. Penelitian pada Jurnal Kesehatan Masyarakat menyebutkan bayi rewel dan menangis ketika asupan ASI kurang. Tetapi, jika ASI yang di minum cukup membuat bayi terlelap dengan nyenyak.

4. Keadaan payudara ibu 

Pebedaan kondisi payudara sebelum dan sesudah menyusui menjadi salah satu tanda cukup ASI. Sebelum pemberian ASI, payudara terasa penuh dan padat. Namun, keadaan payudara setelah menyusui volumenya berkurang dan lebih lembek karena ASI telah di minum si kecil. Ibu perlu mengamati tingkah laku dan posisi perlekatan bayi saat menyusui, hal ini bertujuan mengetahui bayi bisa menghisap ASI dengan baik.

5. Keadaan BAB bayi 

Warna dan banyaknya buang air besar (BAB) pada bayi mudah di kenali sebagai indikator kecukupan ASI. Pada hari pertama dan kedua bayi dengan feses berwarna hitam/hijau tua (meconium). Setelah hari ketiga, frekuensi BAB minimal satu kali dengan warna kuning.

Itulah, beberapa tanda bayi cukup ASI. Apabila si kecil tidak mengalami tanda cukup ASI, mungkin perlu di kaji teknik menyusui bayi dengan tepat. Pastikan sebelum menyusui, cuci tangan untuk mencegah penularan kuman dan tetap bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *