Pola makan yang sehat merupakan kunci menurunkan berat badan. Berikut sejumlah cara mengatur pola makan untuk diet yang lebih sehat.

Pola Sehat untuk Diet. Pola makan yang sehat merupakan kunci menurunkan berat badan. Berikut sejumlah cara mengatur pola makan untuk yang sehat.

Pola makan yang sehat terbukti secara ilmiah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Mulai dari mengurangi risiko penyakit kronis, menjaga kekebalan tubuh, hingga menjaga dan menurunkan berat badan.

Kamu bisa mengatur pola makan untuk yang lebih sehat dengan melakukan sejumlah perubahan kecil berikut ini. Berikut cara mengatur pola makan untuk yang lebih sehat :

Lihat juga: Camilan Diet Kalori Kurang dari 100

1. Makan yang teratur

Ilustrasi menu sarapan pagi


Kunci diet adalah pola makan yang teratur setiap hari. Buatlah jadwal makan sesuai kebutuhan mulai dari pagi, siang, dan sore atau malam hari. Camilan sehat juga boleh dikonsumsi di antara jeda makan berat.

Jangan melewatkan sarapan karena makan di pagi hari sebelum memulai aktivitas penting untuk memenuhi energi dan metabolisme.

Saat sarapan, sebaiknya konsumsi sumber protein seperti telur. Makan telur di pagi hari bakal meningkatkan rasa kenyang sehingga membuat makan lebih sedikit.

2. Makan pelan-pelan

Ilustrasi Siap Makan


Atur juga pola makan dengan makan lebih lambat. Kecepatan makan ternyata memengaruhi seberapa banyak makanan yang dikonsumsi. Semakin banyak makanan yang dikonsumsi, semakin besar kemungkinan seseorang mengalami kenaikan berat badan.

Pola Makan Sehat untuk Diet. Sebuah penelitian yang membandingkan kecepatan makan menunjukkan orang yang makan dengan cepat lebih mungkin mengalami obesitas daripada orang yang makan lebih pelan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa makan secara perlahan dapat mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi dan membantu menurunkan berat badan.

3. Ganti sumber karbohidrat

Ilustrasi roti gandum

Ganti asupan karbohidrat dengan sumber karbohidrat yang memiliki indeks glikemik yang lebih rendah. Misalnya mengganti nasi putih dengan beras merah atau roti gandum.

Roti gandum mengandung serat, vitamin b, dan beberapa mineral seperti seng, besi, magnesium, dan mangan. Pilihlah roti gandum yang terbuat dari biji-bijian utuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *