Poker Pelangi Lounge Nutrisi Ini Hanya Terdapat pada Sumber Hewani. Jika bicara tentang diet sehat, pasti banyak orang berpikiran tentang makanan yang kaya akan sumber nabati. Sementara produk hewani, kerap di nilai kurang sehat, tinggi kalori, dan ka ya akan lemak.

Meskipun begitu, sebenarnya makan dari sumber nabati dan hewani sama-sama penting. Sebab, ada beberapa nutrisi penting yang hanya bisa di dapatkan dari makanan hewani, seperti daging, jeroan, telur, ikan, dan susu.

Berikut adalah nutrisi yang hanya di temukan dalam sumber hewani.

1. Kreatin

Penting bagi Tubuh, 5 Nutrisi Ini Hanya Terdapat pada Sumber Hewani

PelangiOke.Net Kreatin adalah molekul yang di temukan dalam makanan hewani. Sebagian besar kreatin di simpan di otot, tetapi jumlah yang signifikan juga terkonsentrasi di otak. Molekul ini berfungsi sebagai cadangan energi yang mudah di akses untuk sel otot, sehingga kreatin dapat memberi otot kekuatan dan daya tahan yang lebih besar. Bisa dibilang, kreatin sangat penting untuk pembentukan otot.

Sebenarnya, kreatin dapat di produksi oleh hati. Namun, penelitian menunjukkan bahwa vegetarian cenderung memiliki jumlah kreatin yang lebih rendah di otot. Penelitian yang di publikasikan dalam International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism ini dilakukan dengan menempatkan orang pada diet lacto-ovo-vegetarian selama 26 hari dan menemukan bahwa hal itu menyebabkan penurunan yang signifikan pada tingkat kreatin otot mereka.

2. Vitamin D3

Penting bagi Tubuh, 5 Nutrisi Ini Hanya Terdapat pada Sumber Hewani

Poker Online Vitamin D juga di sebut sebagai vitamin sinar matahari dan di produksi dari kolesterol di kulit yang bereaksi terhadap paparan sinar matahari. Meskipun dikenal sebagai vitamin sinar matahari, tetapi vitamin D juga dapat diperoleh dari makanan.

Ada dua jenis vitamin D makanan: ergocalciferol (D2) yang bisa di dapat dari sumber nabati serta cholecalciferol (D3) yang bisa di dapat dari sumber hewani. Namun, cholecalciferol (D3) meningkatkan kadar vitamin D yang dapat di serap dalam darah jauh lebih efisien daripada ergocalciferol (D2) menurut American Journal of Clinical Nutrition.

Vitamin D3 biasanya di dapatkan dari ikan berlemak dan kuning telur. Namun, vitamin ini juga bisa didapatkan dari suplemen minyak ikan kod.

3. Zat besi heme

Penting bagi Tubuh, 5 Nutrisi Ini Hanya Terdapat pada Sumber Hewani

Terdapat dua jenis zat besi: heme dan non-heme. Zat besi heme merupakan sejenis zat besi yang hanya terdapat pada daging, khususnya daging merah. Menurut studi dalam Biological Trace Element Research, zat besi heme jauh lebih mudah di serap oleh tubuh daripada zat besi non-heme, yang biasanya di temukan dalam makanan nabati.

Menariknya lagi, zat besi heme ternyata meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan nabati. Sebaliknya, zat besi non-heme sendiri kurang dapat di serap oleh tubuh, dan penyerapannya dapat di batasi lebih lanjut oleh antinutrien yang juga ada dalam makanan nabati, seperti asam fitat.

4. Taurin

Penting bagi Tubuh, 5 Nutrisi Ini Hanya Terdapat pada Sumber Hewani

Taurin ialah senyawa belerang yang ditemukan di berbagai jaringan tubuh, termasuk otak, jantung, dan ginjal. Fungsi taurin dalam tubuh sebenarnya belum sepenuhnya jelas, tetapi tampaknya berperan dalam fungsi otot, pembentukan garam empedu, dan pertahanan antioksidan, menurut penelitian dalam Physiological Reviews.

Taurin hanya bisa ditemukan dalam makanan hewani, seperti ikan, makanan laut, daging, unggas, dan produk susu. Sebenarnya, tubuh bisa memproduksi taurin sendiri dalam jumlah kecil, tetapi taurin dalam makanan mungkin berperan dalam menjaga kadarnya dalam tubuh.

5. Docosahexaenoic acid (DHA)

Penting bagi Tubuh, 5 Nutrisi Ini Hanya Terdapat pada Sumber Hewani

Docosahexaenoic acid (DHA) adalah asam lemak omega-3 esensial yang berperan dalam perkembangan dan fungsi otak. Tidak mendapatkan cukup DHA bisa berimbas negatif bagi kesehatan mental dan fungsi otak, khususnya pada anak-anak.

Juga, kurangnya asupan DHA pada ibu hamil dapat memengaruhi perkembangan otak janin. DHA dapat ditemukan pada makanan hewani, khususnya ikan berlemak dan minyak ikan.

Sebenarnya tubuh juga bisa memproduksi DHA dari asam lemak omega-3 ALA, yang terdapat dalam biji rami, biji chia, dan kenari. Namun, studi dalam International Journal for Vitamin and Nutrition Research melaporkan bahwa konversi ALA menjadi DHA sangat tidak efisien dan mungkin tidak cukup meningkatkan kadar DHA dalam darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *