
Angin Duduk Dapat Sebabkan Sesak Napas
angina pectoris adalah istilah medis untuk nyeri dada atau ketidaknyamanan akibat penyakit jantung koroner.
Kamu mungkin juga merasakan ketidaknyamanan di leher, rahang, bahu, punggung, atau lengan.
Angin Duduk Dapat Memengaruhi Fungsi Jantung
Angin duduk dapat memengaruhi fungsi jantung dan menyebabkan kondisi kardiomiopati iskemik. Orang yang mengidap angin duduk yang pernah mengalami serangan jantung dan terus merokok memiliki 50 persen risiko mengalami serangan jantung berulang dan bahkan kematian.
Itulah mengapa sangat penting untuk melakukan pendeteksian dini untuk melakukan pencegahan dan perawatan yang lebih cepat.
Ada beberapa gejala angin duduk yang perlu diwaspadai selain sesak napas yaitu:
Rasa sakit atau ketidaknyamanan terjadi ketika jantung harus bekerja lebih keras, biasanya selama aktivitas fisik.
Tidak terjadi tiba-tiba dan episode nyeri cenderung sama.
Biasanya berlangsung dalam waktu singkat (5 menit atau kurang).
Gejala berkurang setelah istirahat atau konsumsi obat.
Gejalanya bisa seperti tekanan gas di perut atau menyerupai gangguan pencernaan.
Bisa seperti nyeri dada yang menyebar ke lengan, punggung, atau area lain.
Jika nyeri dada berlangsung lebih dari beberapa menit dan tidak kunjung hilang saat beristirahat atau minum obat, itu mungkin pertanda kamu mengalami serangan jantung dan sebaiknya segera dapatkan bantuan medis. Jika ketidaknyamanan dada adalah gejala baru, penting untuk menemui dokter untuk mengetahui apa yang menyebabkan nyeri dada dan mendapatkan perawatan yang tepat.
Cegah Angin Duduk dengan Mengetahui Risikonya
Merokok
Merokok dan terpapar asap rokok orang lain dalam jangka waktu lama dapat merusak dinding bagian dalam arteri termasuk arteri ke jantung yangmemungkinkan timbunan kolesterol terkumpul dan menghalangi aliran darah.
Mengidap Diabetes
Peningkatan Tekanan Darah Tinggi
Seiring waktu, tekanan darah tinggi merusak arteri dengan mempercepat pengerasan arteri.
- Kadar Kolesterol atau Trigliserida Darah Tinggi
Kolesterol adalah faktor utama yang dapat mempersempit arteri di seluruh tubuh termasuk jantung. Kolesterol LDL yang meningkat dapat menempatkan diri pada risiko terkena angin duduk dan serangan jantung.
Riwayat Penyakit Jantung Keluarga
Jika anggota keluarga mengidap penyakit arteri koroner atau pernah mengalami serangan jantung, kamu berisiko lebih besar terkena angin duduk.
Usia yang Lebih Tua
Kurang Olahraga
Obesitas
Jika kamu kelebihan berat badan, jantung harus bekerja lebih keras untuk memasok darah ke tubuh. Angin Duduk Dapat Sebabkan Sesak Napas
Stres
Stres dapat meningkatkan risiko angin duduk dan serangan jantung. Terlalu banyak stres, sekaligus emosional, juga bisa meningkatkan tekanan darah. Lonjakan hormon yang dihasilkan selama stres dapat mempersempit arteri dan memperburuk angina duduk. Poker Online
BACA JUGA : Ini Empat Jenis Angin Duduk
POPULER
KESEHATAN
Ketiak Kamu Hitam? Obati Dengan Cara Ini!
BERITA UNIK
Daftarkan Domba Miliknya ke Sekolah Dasar
BERITA UNIK
4 Makanan Unik Dan Viral Di Jepang
BERITA UNIK
lelaki Ini Minum Air Lewat Hidung dan Keluar Dari Mata
KESEHATAN
6 Manfaat Dari Rutin Mengonsumsi Lengkuas
BERITA UNIK
10 Minuman Beralkohol Termahal Di Dunia
ADUQ
Ini 6 Alasan Kamu Perlu Terjun ke Ranah Podcast
KESEHATAN
Diet Sehat Untuk Menurunkan Berat Badan
BERITA UNIK
Ini Asal Usul Martabak Di Indonesia
BERITA UNIK
Pekerjaan Unik yang Bergaji Besar, Salah Satunya Pengumpul Urin Rusa
INFO WITHDRAW
Kemenangan Yang Besar Hanya Di POKERPELANGI
TIPS & TRICKS
Diet Air Putih Ini Jadi Viral
BERITA UNIK
Di Negara ini Bisa Beli Istri